Picasa Web Albums

foto-foto dari kegiatan sehari-hari saya.

Senin, 19 September 2011

Interaksi biotik dengan biotik


Pola atau bentuk interaksi antarmakluk hidup dalam satu ekosistem dapat berupa kompetensi, predasi, simbiosis.Kompetensi berarti persaingan. Dalam hal ini, terjadi persaingan antar makluk hidup dalam suatu ekosistem karena adanya kebutuhan hidup yang sama. Predasi adalah hubungan antara pemangsa atau predator dan mangsanya. Hubungan antara pemangsa dan hewan yang dimangsanya sangatlah erat, pemangsa tidak akan dapat hidup jika tidak ada mangsa. Selain itu, pemangsa juga berperan sebagai pengontrol
populasi mangsa. Simbiosis dapat diartikan sebagai car hidup bersama antara dua jenis makhluk hidup
yang bersifat langsung dan erat. Tedapat beberapa bentuk simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme,dan simbiosis parasitisme.

Simbiosis berasal dari bahasa Yunani sym yang berarti dengan dan biosis yang berarti kehidupan. Simbiosis merupakan interaksi antara dua organisme yang hidup berdampingan. Simbiosis merupakan pola interaksi yang sangat erat dan khusus antara dua makhluk hidup yang berlainan jenis.

1. Simbiosis komensalisme
Yaitu suatu hubungan yang terjalin diantara dua organisme. Dan hanya satu organisme saja yang merasa diuntungkan. Adapun contohnya yang terjadi di dunia bawah laut seperti:
  • Udang adalah merupakan organisme yang mengambil keuntunagan dari yang pasangannya pada  hubungan simbiotik. Meski bukan parasit, tidak ada untungya ditunggangi udang di punggungnya. Pembonceng-pembonceng ini dapat ditemui di atas makhluk-makhluk yang lebih besar dan bergerak lebih cepat termasuk nudibranchs dan ketimun laut (sea cucumber). Mereka menggantung dan memunguti sisa-sisa makanan ketika tunggangan mereka bergerak di dalam laut.
  • Simbiosis komensalisme terlihat antara ikan hiu dengan ikan remora. Ikan remora yang berenang di dekat tubuh ikan hiu akan turut menjelajah ke mana pun ikan hiu itu pergi. Ikan remora menjadi aman dari ancaman ikan pemangsa lain karena ikan pemangsa takut terhadap ikan hiu. Sedangkan bagi ikan hiu, ada tidaknya ikan remora tidak berpengaruh terhadapnya
  • The Goby dan-bulu babi juga menunjukkan commensalism. Ada beberapa jenis Goby, seperti memancarkan Astropyga, yang hidup di antara duri bulu babi beracun. Mereka mendapatkan perlindungan dari tuan rumah mereka sementara tuan rumah mereka tidak diuntungkan atau dirugikan oleh hubungan.
2. Simbiosis Mutualisme
Yaitu suatu hubungan yang terjalin diantara dua organisme, yang keduanya memperoleh keuntungan,. Adapun contohnya yang terjadi di dunia bawah laut seperti:
  • Udang “cleaning-service”, memanjat ke mulut belut laut yang tajam untuk mencari sisa-sisa makanan seperti parasit-parasit, kebiasaan tersebut menunjukan hubungan yang saling menguntungkan, dan jika kedua organisme tersebut tidak ada salah satunya maka organisme yang satunya akan mengalami kerugian. Bila tidak ada udang tersebut, belut tidak akan cukup bertahan mengatasi parasit-parasit yang mengganggu kelangsungan hidupnya, dan sebaliknya untuk udang bila tidak ada belut tidak ada media mencari makan yang berpotensi memutus suplay makanan untuknya.
  • Kepiting boxing, hermit, dan jenis-jenis kepiting lainnya diketahui berteman dengan bermacam-macam spesies anemones laut bersengat. (anemones adalah invertebrata laut yang hidup menempel di karang). Hubungan tersebut terjadi dengan cara sebagai berikut: Kepiting boxing bergantung dan memegang erat anemones dengan tujuan untuk melindungi dirinya dari predator yang mengancam.  Sedangkan beberapa kepiting hermit memanggul anemones dan menempelkan anemones ke cangkangnya dengan tujuan menghalangi musuh-musuhnya. Hubungan ini berjalan dua arah  yaitu anemones dapat memperoleh banyak makanan karena berpindah-pindah  dari tempat satu ketempat lainnya.
  • Seekor ikan berbintik dapat hidup bersama udang bercangkang. Keduanya menjalani hidup bersama dan saling mengisi. Mereka menempati lubang bersama,  lubang digali oleh udang dan  ikan dilindungi oleh ikannya. Udang yang relatif tidak bisa melihat ini mempercayakan penglihatan tajam sang ikan sebagai penjaganya dan memberi tanda padanya saat aman untuk bergerak. Ikan-ikan ini sebaliknya mengharapkan lubang yang digali oleh udang ini untuk dijadikan tempat berlindung dan istirahat yang nyaman.
  • Hiu sepertinya merupakan sekutu yang paling tidak disukai di lautan: besar, cepat, ganas, dan predator yang kejam, lalu kenapa mereka demikian toleran dengan ikan remore yang menggunakan perekat yang aneh untuk menempel pada perut hiu. Awalnya dianggap sebagai satu jenis hubungan commensalism hubungan yang hanya menguntungkan satu pihak saja, tapi belakangan diketahui bahwa remora tidak hanya memunguti sisa-sisa makanan hiu tapi juga membersihkan parasit-parasit dari tubuh sisi bawah hiu. Sehingga dapat dikatakan hubungan keduanya merupakan simbiosis mutualisme karena keduanya Saling diuntungkan.
  • Ikan badut (clownfish) sepertinya menjadi satu-satunya spesies ikan yang tahan terhadap efek racun dari anemones laut, bergerak bebas di dalamnya.Ikan badut kerap dijumpai bersembunyi, berselimut, dan bercengkrama diantara tentakel-tentalel anemon yang beracun. Anemones akan melindungi ikan badut ini dan mereka akan memakan sisa-sisa yang ditinggalkan ikan ini termasuk copepods, isopods dan zooplankton. Ikan badut juga akan melindungi teritorinya dengan ganas, menjaga anemones miliknya.
3. Simbiosis parasitisme
Yaitu suatu hubungan antara dua organisme yang berlainnan jenis, yang satu disebut inang dan yang satunya disebut parasit. Dimana parasit ini bergantung dan hidup pada pengorbanan inangnya. Ada dua jenis parasitisme, ectoparasitism dan endoparasitism. Ectoparasitism adalah tempat parasit yang eksternal dan endoparasit hidup di dalam tubuh inang, seperti virus, bakteri, cacing pipih, cacing gelang dan lintah.
Adapun contohnya yang terjadi di dunia bawah laut seperti:
  • Hubungan ini terjadi contohnya pada parasit-parasit yang menempel pada belut laut pada penjelasan sebelumnya. Yaitu belut dirugikan dengan keberadaan parasit-parasit yang menempel pada mulutnya.
  • Ikan Pearl dan Sea Cucumber. Pearl ikan hidup di kloaka Sea Cucumber yang mereka masuk melalui anus. Ikan Pearl kemudian menerobos membran pernapasan dan menempatkan rumahnya.Pearl pakan ikan pada jaringan Ketimun Laut pernapasan dan gonad. Mereka juga meninggalkan sarang mereka di malam hari untuk makan. Ketika ikan Pearl meninggalkan Sea Cucumbers untuk mencari makan, mereka mengikuti aroma kimia yang membuat mereka kembali ke anus Sea Cucumbers itu.
  • Contoh dari hubungan ecotoparasitism adalah fish doctor dan ikan. Fish Doctor, jenis Crustacea Isopod, akan melampirkan dirinya di bawah sirip, sisik, atau insang ikan. Kemudian menghisap darah ikan tuan rumah sampai mati.
  • Contoh hubungan endoparasitism adalah ikan mutiara, dan teripang. Ikan mutiara adalah jenis mesoparasite. Mendeteksi bahan kimia yang dilepaskan oleh teripang dan memasuki teripang ketika berpartisipasi dalam pertukaran gas dan napas di dalam air. Teripang berupaya untuk mengeluarkan ikan mutiara dengan cara mengeluarkan sebagian besar dari saluran pencernaan melalui anus mereka. Hal ini dapat merugikan untuk teripang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar